Rabu, 30 November 2011

Puisi - MEREKA TAK TAHU KISAH KITA

Ingin menangis, namun sebulir air mata tak turun jua.



Tak bergeming, terdiam.
Rintik hujan menari, selimuti kalbu.

Disini, ku mengingat segala tentangmu.
Terkadang hati bertanya tanya,
"Apakah kau mengingatku juga?"

Entah,
rasanya tak mungkin.

Kupendam semua rasa tentangmu.
Tak terasa waktu berjalan kurun dua tahun lamanya.
Ku dilupakan dan berusaha melupakan.
tapi angan tak ingin..

Siapa yang harus disalahkan?
Kau?
Aku?
Dia?
Mereka?

Ini hanya tentang kita berdua.
Dunia kita berbeda.
Ku yakin, orang di luar sana tidak menahu apa.
Biarlah, hanya kita berdua yang rasa.

Ini tentang rasa,
yang hanya dirasa berdua.
Hanya kau,
dan aku.

Ku ingin merasakannya lagi.
Bahagia, hangat, nyaman, bercampur menjadi satu.
Aku ingin kembali di hari itu.
Namun waktu tak berulang kembali.

Seolah waktu berkata,
"Let it flow."
Jalani saja, semua akan kembali kesedia kala.
Anehnya, ku tak yakin.
dengan segala ketidakpastian.

Namun, jika ku dipanggil terlebih dulu oleh sang waktu,
semua akan berakhir berbeda.
Entah kapan terakhir kali kau melihat dalam kedua bola mataku
sambil tersenyum,
dan menemui tempat pembaringan terakhirku?




Bandung, akhir Oktober

1 komentar: